Thursday, 11 October 2018
Wujudkan Pusat Ekonomi Baru dan Pemerataan Pembangunan, Pemerintahan Presiden Jokowi Bangun 7 Pasar di Wilayah Perbatasan
Pemerintahan Presiden Joko Widodo benar-benar ingin mewujudkan Nawacita untuk membangun Indonesia dari pinggiran. Hal ini salah satunya terlihat dari pembangunan infrastruktur dan pusat ekonomi baru di wilayah perbatasan.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan 7 pasar perbatasan sebagai bagian pengembangan kawasan perbatasan serta pusat ekonomi baru yang terintegrasi dengan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Tujuh 7 pasar perbatasan tersebut antara lain terletak di Skouw Papua, Nanga Badau, Entikong dan Aruk di Kalimantan Barat, serta Wini, Motaain dan Pasar Motamasin di Nusa Tenggara Timur.
Kementerian PUPR telah mengeluarkan biaya sebesar Rp 70,25 miliar untuk membangun Pasar Skouw di Papua, dimana saat ini progres fisik mencapai 93,33 % dan ditargetkan rampung 2019.
Kehadiran pasar di wilayah perbatasan ini akan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di pinggiran. Sehingga, diharapkan wilayah tersebut bisa lebih maju perekonomiannya dan masyarakatnya sejahtera.
Kehadiran PLBN memang ditujukan untuk menjadi wajah terluar dari Indonesia, sekaligus menjadi instrumen untuk mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan dan terluar.
Inilah komitmen dari pemerintahan Presiden Jokowi untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sejauh ini sudah mulai terlihat tapak kakinya, ke depan harus didorong lagi agar semakin menjadi kenyataan.
Labels:
kerja nyata
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment