Gonjang-Ganjing Bagi Kursi, Indikasi Koalisi Prabowo-Sandi Tidak Solid
Pengamat politik Emrus Sihombing menyebut ada indikasi koalisi partai politik pendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak lagi solid. Gonjang-ganjing soal pembagian kursi kekuasaan disebut sebagai sebab terbesarnya.
Ketidaksolidan oposisi itu terlihat dari pernyataan Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, yang beberapa hari lalu menyampaikan ketidaksetujuan partainya soal pembagian kursi di kabinet jika Prabowo-Sandi menangi Pilpres 2019.
Pernyataan itu tentu saja tak berdiri di ruang hampa, selalu ada konteks yang melatarbelakanginya. Pasti ada agenda politik Partai Demokrat di sana.
Ketidaksetujuan Agus itu akhirnya diungkapnya ke ruang publik. Artinya ada ketidaksinkronan di internal koalisi dalam hal pembagian kekuasaan. Parahnya, ini sudah di detik-detik akhir menjelang Pilpres digelar.
Secara politik praktis, tidak tertutup kemungkinan Partai Demokrat mengubah haluan politiknya dengan pindah dukungan ke capres 01. Apalagi kader-kader Demokrat di daerah sudah secara terang-terangan ada yang menyatakan dukungan ke Jokowi-Maruf Amin.
Koalisi paslon 02 memang sejak awalsudah tidak solid. Ini tampak dari pengusungan calon Capres-Cawapres yang sempat diwarnai dengan insiden "Jenderal kardus".

No comments:
Post a Comment