Wednesday, 26 December 2018

Prabowo Tunggangi Umat Islam untuk Berkuasa

Prabowo Menipu Umat Islam


Pesan berantai dari Alumni 212 akhirnya membuka mata terkait sosok Prabowo Subianto. Dalam pesan tersebut terbukti bahwa Prabowo hanyalah memanfaatkan agama untuk kepentingan politiknya saja.

Sebagaimana diakui mereka sendiri, Prabowo sebenarnya sudah kembali ke Kristen pasca bercerai dengan Titiek Soeharto. Hal ini menurut mereka tak bisa dibantah.

Keterusterangan ini berangkat dari kenyataan bahwa Prabowo menghadiri perayaan Natal bersama keluarganya. Padahal, bagi umat Islam sendiri ikut prosesi ibadah dan perayaan Natal diharamkan. 

Meski berbeda agama, Alumni 212 tetap mendukung Prabowo karena terkait kontrak politik yang sudah ditandatangani. 

Seperti diketahui, Prabowo memang telah membuat kontrak politik dengan kelompok pejuang khilafah untuk mendirikan negara Islam di Indonesia. Keputusan itu diikuti pertimbangan karena Prabowo itu lemah. 

Pesan internal dari Alumni 212 itu telah membuka mata kita bahwa Prabowo sebenarnya telah mempermainkan umat Islam.  Sebab, ternyata dirinya adalah pemeluk Nasrani. 

Jargon bela Islam, wakil ulama, dan ungkapan lainnya hanyalah 'gimmick' saja. Itu dilakukan hanya untuk menutupi kepentingan politik demi berkuasa.

Jelas, kubu Prabowo sengaja mengadu domba masyarakat untuk kepentingan pribadi yang telah merusak kehidupan sosial masyarakat. Inilah kebusukan yang mulai tercium oleh rakyat.

No comments:

Post a Comment